(“Apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya”)
Cara lain untuk menyatakan kembali hukum sebab-akibat adalah melalui hukum menabur dan menuai: sebagaimana dikatakan dalam Alkitab, "Apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya" (Galatia 6:7). Apa pun yang Anda tanam, itulah yang akan Anda tuai. Apa pun yang Anda tuai hari ini merupakan hasil dari apa yang telah Anda tabur di masa lalu.
Cara lain untuk mengungkapkan kembali hukum sebab-akibat adalah melalui hukum menabur dan menuai: sebagaimana dikatakan dalam Alkitab, "Apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya" (Galatia 6:7). Apa pun yang Anda tanamkan, itulah yang akan Anda peroleh. Apa pun yang Anda tuai hari ini merupakan hasil dari apa yang telah Anda tabur di masa lalu.
Hukum sebab-akibat, aksi-reaksi, serta menabur dan menuai merupakan kebenaran abadi—prinsip-prinsip universal yang telah ada sejak awal keberadaan manusia di bumi ini. Segala bentuk kesuksesan, kebahagiaan, dan pencapaian tinggi bermula dari penataan hidup yang selaras dengan prinsip-prinsip abadi tersebut. Saat Anda melakukannya, Anda akan meraih kepuasan pada tingkat yang jarang dialami oleh kebanyakan orang, dan orang-orang pun akan mulai menganggap Anda sebagai sosok yang beruntung.
*****
Diambil dan diterjemahkan dari :
"The Laws of Luck: The Success System That Never Fails" karya Brian Tracy.















Tidak ada komentar:
Posting Komentar